Mesuji, Diksiber.id – Petani desa sumber makmur, Kecamatan Mesuji, kabupaten mesuji, Lampung mulai menggunakan drone untuk menyemprot pupuk hingga obat pembasmi hama untuk tanaman padi.
Penggunaan drone itu mulai digunakan sebagai uji coba di sawah milik Budi, kelompok tani di desa Sp 12 Sumber makmur, kecamatan Mesuji, Senin (15/12/2025).
Drone itu berukuran besar. Panjang sekitar 2 meter. Drone itu terlihat menyemprot dari ketinggian sekitar 2,5 meter di atas bentangan sawah.
Drone terbang dikendalikan dari jarak jauh dengan remote.
Budi menggandeng sebuah perusahaan mendatangkan drone itu ke Mesuji, penggunaan drone itu sebagai bentuk inovasi dan efektivitas dalam penguatan sektor pertanian.
“Dengan adanya drone ini kita membantu para petani khusus dalam penyemprotan. Harapan kami efektif dan maksimal dan menjaga juga kualitas padi yang ada.
Budi mengatakan penggunaan drone tidak hanya efektif untuk menyemprotkan obat pembasmi hama tapi juga penyebaran pupuk bisa lebih maksimal dan tepat sasaran. Dalam penggunaannya, setiap petani dapat menggunakan drone itu untuk penyemprotan obat hama atau pupuk.
Budi mengatakan untuk tahap uji coba, drone itu digunakan oleh petani di desa Sp 11 dan Sp 12.
Ia mengatakan ketinggian drone untuk penyemprotan tergantung usia padi. Ketinggian drone untuk menyemprot 2-4 meter. Hasil penyemprotan bisa langsung terpantau di remote control yang terlihat seperti sebuah radar.
“Terpantau di remot bisa terlihat area ini sudah disemprot, bisa melihat kemerarataan seperti apa,” jelasnya.
Budi mengatakan penyemprotan dengan drone memiliki sejumlah keunggulan dibanding secara manual menggunakan tenaga manusia. Selain waktunya cepat, hasil semprot juga merata.
“Keunggulannya jauh lebih cepat daripada tenaga manual. Kemerataan karena semua tersinkron dengan sistem, semua pasti merata,” katanya. Ia menyebut harga drone itu kurang lebih Rp 250 juta.