Mesuji, Lampung – Guru dan siswa SMAN 1 Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung mendapat kesempatan langka pada Kamis (3/9/2026) pagi. Mereka menerima penyuluhan langsung dari Tim Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Markas Besar TNI di aula sekolah setempat.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.45 WIB ini dipimpin langsung oleh sejumlah perwira tinggi TNI, di antaranya Laksma TNI Zulkifli Pane, Kolonel Mar Bayu Kelana Putra, dan Letkol Laut Mulyono. Kehadiran mereka disambut antusias oleh warga sekolah yang duduk melingkar di dalam ruangan.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa tidak hanya diajak mendengarkan teori, tetapi juga diberikan pemahaman praktis mengenai dampak jangka panjang Karhutla terhadap kesehatan dan lingkungan. Tim Mabes TNI menekankan bahwa generasi muda adalah garda terdepan dalam mengubah perilaku masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Kepala SMAN 1 Tanjung Raya, Sudomo, menyampaikan harapannya agar ilmu yang didapat tidak berhenti di dalam kelas.

“Kami berharap para siswa bisa menjadi duta lingkungan di rumah masing-masing. Mereka bisa menyampaikan kepada orang tua dan tetangga bahwa membakar lahan itu merugikan banyak pihak,” ujar Sudomo usai kegiatan.

Oplus_131072

Tak hanya dari sisi akademik, penyuluhan ini juga menjadi ajang sinergi lintas instansi. Hadir pula Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Mesuji, Destrianto; Danton Damkar A.R. Ricardo; perwakilan Camat Tanjung Raya, Zulkifli; serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Danramil beserta jajaran Koramil 426-01/SP turut serta dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program pencegahan Karhutla di wilayah Mesuji.

Melalui edukasi langsung dari Mabes TNI ini, diharapkan kesadaran kolektif terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan semakin tumbuh, dimulai dari lingkungan sekolah hingga ke pelosok desa.