LAMPUNG SELATAN – Dalam insiden kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak, Banten, semua penumpang selamat dan tidak ada korban jiwa. Dengan data penumpang laki-laki 17 orang, perempuan 9 orang, dan balita 1. Untuk penumpang yang ada dalam kendaraan 393 orang. Jadi jumlah total penumpang 420 orang. Dan untuk data crew kantin ada 17 orang dan 1 perempuan. Sedangkan untuk kendaraan yang ada di KMP Batumandi ada 89 unit kendaraan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan penanganan insiden kebakaran KMP Batumandi di perairan sekitar Pelabuhan Merak dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, dengan mengutamakan keselamatan serta berkoordinasi dengan petugas gabungan dan instansi berwenang.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang serta awak kapal menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak. Saat ini, prioritas utama kami adalah memastikan seluruh pihak yang berada di kapal dalam kondisi aman dan mendapatkan pertolongan serta penanganan yang diperlukan,” ujar Heru.
Insiden bermula ketika KMP Batumandi yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 WIB terdeteksi mengalami percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil, sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar dalam proses olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak.
Penanganan insiden melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya. ASDP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas gabungan dan pihak terkait yang telah bergerak cepat membantu proses evakuasi penumpang dan awak kapal, serta mendukung penanganan insiden di lapangan.
“Kami mengapresiasi respons cepat, koordinasi, dan kerja sama seluruh petugas gabungan serta instansi terkait dalam proses evakuasi dan penanganan insiden ini. Sinergi seluruh pihak sangat berarti dalam memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal. Kami berterima kasih atas dedikasi dan upaya yang telah dilakukan, serta akan terus berkoordinasi hingga seluruh proses penanganan selesai,” tambah Heru.
Lebih lanjut Heru mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap aspek operasional penyeberangan, termasuk dalam menghadapi situasi darurat. Penanganan insiden akan terus dikawal bersama seluruh pihak terkait hingga tuntas, dengan mengedepankan keselamatan, ketepatan informasi, dan kepentingan pengguna jasa.
“ASDP berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap layanan penyeberangan. Kami memastikan setiap langkah penanganan insiden dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku. Komitmen ini menjadi landasan kami dalam memberikan penanganan yang optimal seluruh pengguna jasa,” tutup Heru.