Bandar Lampung – Kondisi memprihatinkan dialami Neli Agustina, pasien kurang mampu yang kini dirawat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Ruang Delima Atas Nomor 03. Ia didiagnosis mengalami prolaps uteri atau turun peranakan dan membutuhkan tindakan operasi segera.Jum’at (05/06/26)

Berdasarkan informasi, rumah sakit telah memberikan tenggang waktu tiga hari untuk persetujuan tindakan medis dari pihak keluarga. Namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama sehingga proses persetujuan belum dapat dipenuhi.

Neli Agustina berasal dari keluarga tidak mampu. Kondisi ini menyoroti masih adanya warga yang terhambat mengakses layanan kesehatan optimal meski berstatus pasien BPJS atau penerima bantuan sosial.

“Akses kesehatan adalah hak setiap warga tanpa memandang latar belakang ekonomi. Kami berharap Pemda Lampung, Dinas Sosial, dan pihak terkait segera hadir memberikan solusi dan pendampingan agar pasien segera ditangani,” kata salah satu kerabat pasien.

Kasus Neli juga menjadi pengingat pentingnya peran jaminan kesehatan, bantuan sosial, dan pendampingan administrasi bagi masyarakat rentan. Kehadiran negara diharapkan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Masyarakat yang memiliki kepedulian sosial diimbau membantu sesuai kemampuan, baik dukungan moril maupun pendampingan kepada keluarga pasien.

Semoga Neli Agustina segera mendapat penanganan terbaik dan diberikan kesembuhan, serta perhatian cepat dari pihak terkait agar proses operasi dapat segera dilakukan.(**)