Mesuji, Lampung – Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan tentang konflik dan tindak kriminalitas, secercah harapan datang dari Kabupaten Mesuji. Enam tokoh masyarakat dari Dusun Talang Gunung, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, dengan kesadaran tinggi menyerahkan enam pucuk senjata api rakitan berbagai jenis tanpa amunisi kepada Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik., M.H. Senin (6-7-2026).
Bukan hanya sekali, pada kesempatan berbeda, sembilan pucuk senjata api rakitan dan enam butir amunisi kembali diserahkan oleh mantan Kades Gedung Mulya, Harsono. Kamis (9-7-2026).

Aksi sukarela ini bukan sekadar penyerahan benda berbahaya. Di baliknya, ada makna mendalam tentang kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan dan ketertiban bersama. Senjata api rakitan yang selama ini mungkin dianggap sebagai “jimat” atau “alat pelindung” oleh sebagian masyarakat, kini disadari sebagai ancaman yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Kapolres Mesuji pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, penggalangan yang dilakukan personil Polres Mesuji kepada seluruh elemen masyarakat berbuah manis. Masyarakat tidak lagi melihat kepolisian sebagai aparat yang menakutkan, melainkan mitra dalam menciptakan situasi kondusif.

Yang menarik, penyerahan ini terjadi pada bulan Juli 2026, saat Polres Mesuji tengah gencar melakukan penggalangan. Pendekatan persuasif yang humanis terbukti lebih efektif dibandingkan tindakan represif semata. Masyarakat diajak, bukan digertak. Mereka diberikan pemahaman bahwa memiliki senjata api tanpa izin memiliki konsekuensi hukum berat.
AKBP Firdaus, mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat ini, dengan tegas mengimbau masyarakat yang masih memiliki senjata api rakitan untuk segera menyerahkannya. Bukan sekadar ancaman sanksi, tetapi juga kesadaran bahwa senjata tersebut berbahaya. Sebuah pesan yang tepat—menyeimbangkan antara kepastian hukum dan kemanusiaan.
Ke depannya, semoga program penggalangan ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang sadar. Karena keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab kita semua.