Lampung Selatan, Natar – Camat Natar, Eko Irawan, S.STP., M.M., mengunjungi korban kekerasan seksual anak di bawah umur di Dusun VIII RT 04, Desa Merak Batin Banjar Rejo, kasus pemerkosaan yang terjadi sebanyak lima kali ini masih dalam penanganan Polda Lampung, sementara pelaku yang merupakan teman ayah korban masih buron. Senin (13/04/26)
Korban berinisial BL mengaku dilecehkan secara berulang sejak Oktober 2025. Camat Eko Irawan mengaku prihatin karena baru mengetahui kasus tersebut setelah setengah tahun berjalan. “Kita harus fokus dan memberi perhatian khusus. Proses pemulihan mental dan psikis korban harus dikawal,” tegasnya. Dalam kunjungan itu, Camat Natar juga memberikan bantuan untuk keluarga korban.
Kepala Desa Merak Batin, Aldin, juga baru mendapat informasi terkait kasus ini. Ia berharap kepolisian segera menangkap pelaku. “Saya baru tahu hari ini ada warga saya jadi korban kekerasan seksual anak. Polisi harus cepat bertindak,” ujarnya.
Perwakilan pemerintah desa, dusun, dan RT turut hadir memberi dukungan moril kepada keluarga korban. Dari sisi kesehatan, Kepala UPT Puskesmas Natar, dr. Afan, menyatakan siap mengawal pemulihan korban. “Kami siap membantu seluruh kebutuhan kesehatan BL, termasuk layanan konseling psikiater,” katanya.
Awak media Demokratis.id bersama PWDPI (Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) menyatakan akan terus mengawal kasus ini, “kami akan jadi kontrol sosial dan memastikan informasi yang akurat sampai ke masyarakat,” kata Galih Pramana, Sekretaris PWDPI Provinsi Lampung.
Hingga kini kasus tersebut telah mendapat perhatian dari aktivis, pemerintah desa dan kecamatan, serta sejumlah media yang berkomitmen mengawal perkembangannya. (Maradona Setiawan)
