LAMPUNG TIMUR – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau lokasi kebakaran di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah, Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).
Dalam kunjungannya, Rahmat mengatakan kebakaran di kawasan TNWK telah terjadi sejak Jumat. Api sebelumnya berhasil dipadamkan pada Sabtu malam oleh tim gabungan.
Penanganan kebakaran melibatkan petugas TNWK, kepolisian, BPBD, serta unsur Forkopimda. Namun, pada Minggu siang kembali ditemukan titik api baru di area yang didominasi alang-alang.
“Ini kita lagi coba memitigasi agar tidak terdampak ke hutan secara meluas,” ujar Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau lokasi.
Menurutnya, kebakaran di kawasan tersebut menjadi persoalan yang berulang setiap tahun. Karena itu, pemerintah bersama pemerintah pusat tengah melakukan mitigasi melalui penataan kawasan konservasi TNWK.
“Teman-teman dari pemerintah pusat juga sudah dalam waktu tiga sampai empat bulan ini melakukan penataan kawasan konservasi secara masif di TNWK,” katanya.
Rahmat berharap penataan kawasan tersebut dapat selesai dalam satu hingga dua bulan ke depan sehingga mampu mengurangi risiko kebakaran yang selama ini terjadi berulang.
Sementara terkait keberadaan gajah di TNWK, Rahmat menyebut hasil pemantauan menunjukkan kelompok gajah berada cukup jauh dari titik kebakaran sehingga sejauh ini tidak terdampak.
Kelompok gajah yang terdiri dari 13 kelompok disebut berada sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sedangkan gajah di Pusat Latihan Gajah (PLG) berjarak sekitar 11 kilometer.
“Insyaallah nyaman, tidak terdampak dengan kawasan TNWK,” ujarnya.
Rahmat juga menyebut titik api baru yang ditemukan berada di kawasan alang-alang dan dekat dengan sumber air sehingga relatif lebih mudah ditangani.
Ia berharap penanganan dapat segera menuntaskan titik-titik api dan kebakaran tidak kembali meluas ke kawasan hutan TNWK.