Bandar Lampung – Walikota Eva Dwiana turun langsung meninjau lokasi talud roboh di Gang Roso RT 12, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Senin, (6/4/2026), sebagai bentuk respons pemerintah kota terhadap persoalan banjir yang berulang kali terjadi di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Plt Camat Tanjung Senang, serta Lurah Way Kandis untuk melihat langsung kondisi talud yang rusak dan saluran drainase di sekitar lokasi.
Peninjauan dilakukan menyusul adanya laporan kerusakan talud akibat tingginya debit air saat hujan deras, yang dinilai memperburuk aliran air dan memicu luapan ke permukiman warga.
“ Talud yang roboh ini harus segera diperbaiki karena menjadi bagian penting penahan aliran air. Selain itu, sistem drainase di wilayah ini juga perlu dibenahi karena ada saluran yang kurang tepat arah pembuangannya, sehingga saat hujan deras air meluap dan menyebabkan banjir,” tegas Eva Dwiana saat berada di lokasi.
Menurut Eva, penanganan banjir di Way Kandis tidak cukup hanya memperbaiki talud, tetapi juga membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap jaringan drainase agar aliran air dapat berfungsi optimal saat curah hujan tinggi.
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur kawasan Way Kandis pada Jumat siang, 3 April 2026, menyebabkan debit air kali meningkat hingga meluap dan merendam sejumlah rumah warga di Gang Roso RT 12.
Saat tim awak media mendatangi lokasi, salah satu warga terdampak, Yuli melaporkan rumahnya tergenang air setinggi lutut orang dewasa dan meminta bantuan agar segera ada penanganan.
Informasi tersebut kemudian diteruskan oleh tim awak media Demokratis.id kepada Plt Camat Tanjung Senang, Ika Rahmawati, melalui sambungan WhatsApp dengan disertai video kondisi banjir di lokasi.
Respons cepat pun ditunjukkan Plt Camat Tanjung Senang. Tidak lama setelah menerima laporan, Ika Rahmawati langsung menanggapi pesan tersebut dengan ucapan, “Terima kasih Pak informasinya,” sebelum turun langsung ke lokasi bersama petugas BPBD untuk memastikan kondisi lapangan.
Langkah cepat tersebut mendapat perhatian warga karena dinilai menunjukkan kesigapan aparatur kecamatan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat saat kondisi banjir tengah berlangsung.
Kehadiran Wali Kota bersama jajaran pemerintah kota juga disambut antusias masyarakat sekitar. Warga mengaku bersyukur karena persoalan banjir yang selama ini berulang akhirnya mendapat perhatian langsung dari pemerintah.
“ Warga sangat berharap setelah kunjungan ini ada langkah nyata, karena setiap hujan deras dengan durasi lama, air hampir selalu meluap dan masuk ke rumah-rumah,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.
Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan perbaikan talud, pembenahan drainase, serta penataan aliran air akan menjadi bagian dari langkah lanjutan untuk meminimalkan banjir di Kota Bandar Lampung khususnya di wilayah Way Kandis.
Talud roboh di gang Lingga di benahi,di gang Roso akan di lebarkan Aliran Sungai nya dan talud nya akan di tinggikan,
Sedangkan di gang Woro Jembatan nya akan di tinggikan.(**)