Lampung, Diksiber – Hujan deras yang mengguyur Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Selasa (10-3-2026) malam, tidak menyurutkan langkah para pendukung setia Bhayangkara Lampung FC. Semangat juang The Guardian di lapangan disambut komunitas suporter Sikambara Lampung yang setia bertahan di tribun sejak babak pertama hingga akhir laga.
Dalam lanjutan kompetisi BRI Super League musim 2025/2026, Bhayangkara Lampung FC sukses membalikkan keadaan dan mengalahkan Arema FC dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini terasa dramatis mengingat tim sempat tertinggal lebih dulu di penghujung babak pertama.
Arema FC unggul terlebih dahulu melalui striker mereka, Joel Vinicius, yang mencetak gol pada menit ke-46 masa injury time babak pertama. Tertinggal di kandang sendiri membuat Bhayangkara FC tampil lebih agresif di babak kedua.
Usaha keras The Guardian membuahkan hasil pada menit ke-76. Rifat Barga menjadi aktor kebangkitan tim setelah golnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut membangkitkan euforia di tribun penonton.
Ketua Komunitas Sikambara Lampung (Bersama Dalam Apapun), Junaedi, yang hadir langsung di stadion memimpin sorak-sorai suporter, mengaku bangga dengan perjuangan tim. Meski kehujanan, ia dan ratusan anggota Sikambara lainnya tetap memberi dukungan tanpa henti.
“Terima kasih teman-teman Sikambara yang kehujanan mendukung Bhayangkara Lampung FC. Alhamdulillah tiga poin berhasil kita raih,” ujar Junaedi yang juga dikenal sebagai Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau serta CEO Rumah Makan Minang Indah Grup.
Junaedi menambahkan, gol penyeimbang dari Rifat Barga menjadi titik balik yang krusial dalam pertandingan tersebut. “Gol Rifat Barga sangat penting sebagai penyeimbang,” tambahnya.
Kemenangan Bhayangkara FC akhirnya dipastikan tiga menit menjelang bubaran. Wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Sidibe yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-88, mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
“Penalti menit ke-88 dari Sidibe benar-benar jadi penentu kemenangan,” pungkas Junaedi.
Tambahan tiga poin ini membawa dampak signifikan bagi posisi Bhayangkara Lampung FC di klasemen sementara. Dengan koleksi 41 poin, The Guardian kini bertengger di peringkat keenam. Para suporter berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir musim kompetisi.
