Lampung, Diksiber – Sebanyak 300 personil gabungan dari TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pihak kehutanan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan sekitar 262 orang dari kelompok yang mengatasnamakan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di areal PT Silva Inhutani, Kecamatan Mesuji Timur, Senin (9/2/2026).
Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.Ik., M.H., menjelaskan bahwa Satgas Penanganan Konflik Agraria Kabupaten Mesuji bertugas mengamankan aksi massa tersebut. “Alhamdulillah kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Menurut Firdaus, rencana awal kelompok LVRI adalah menduduki lahan perusahaan. Namun, setelah dilakukan negosiasi, mereka bersedia menerima arahan dari Satgas. “Hasil negosiasi adalah pihak LVRI akan melakukan upaya audiensi dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia di Jakarta, didampingi oleh Satgas Penanganan Konflik Agraria Kabupaten Mesuji,” jelasnya.
Di tempat yang sama, personel Polres Mesuji juga menunjukkan tindakan humanis dengan membagikan air mineral kepada massa aksi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya menjaga kondusivitas selama proses dialog.
Kasat Samapta Polres Mesuji, IPTU Chaidir Jamin, menyatakan bahwa pembagian air mineral merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk melayani dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat. “Kami berkomitmen menjamin keamanan dan ketertiban, sekaligus menunjukkan kepedulian. Semoga dengan ini, aspirasi dapat disampaikan dengan baik melalui jalur yang benar,” ucap Chaidir.
Perwakilan massa aksi menyambut baik tindakan humanis kepolisian dan menyatakan kesediaan untuk terus beraksi secara tertib serta membuka dialog konstruktif dengan pihak terkait. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian terus melakukan pengawasan dan koordinasi untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.