Bandar Lampung – Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Welly Adiwantra, terlihat keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.
Welly tampak mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan kedua tangan diborgol saat keluar dari ruang pemeriksaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Welly kemudian dibawa petugas kepolisian meninggalkan ruangan penyidik setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait rekrutmen tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.
Penampakan Welly dengan rompi oranye dan tangan diborgol menjadi perkembangan terbaru dalam proses penyidikan perkara tersebut. Sebelumnya, Welly beberapa kali disebut tidak memenuhi panggilan penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Lampung.
Pada Jumat pagi, Welly akhirnya mendatangi Mapolda Lampung untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Ia tiba sekitar pukul 06.30 WIB, sebelum pelaksanaan apel pagi di lingkungan Mapolda Lampung.
Welly datang didampingi kuasa hukumnya, Bagus Satriya Wicaksono. Setibanya di Mapolda Lampung, ia langsung menuju ruang penyidik untuk menjalani pemeriksaan.
Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Lampung, AKBP Donny Hendridunand, sebelumnya membenarkan kedatangan Welly.
Menurut Donny, sebelum pemeriksaan dimulai, Welly sempat berbincang dan sarapan di area pemeriksaan. “Tadi Welly Adiwantra datang sekitar jam 06.30 WIB atau sebelum apel. Saat ini yang bersangkutan sedang diambil keterangannya dengan didampingi pengacara,” ujar Donny.
Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan terhadap Welly dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Keterangan Welly menjadi bagian dari proses pendalaman perkara dugaan korupsi rekrutmen tenaga honorer di lingkungan Pemkot Metro.
Donny menegaskan, penyidik Ditreskrimsus Polda Lampung berkomitmen menangani perkara tersebut secara transparan dan profesional.
Penyidik juga menargetkan proses penyidikan dapat segera dirampungkan sebelum berkas perkara kembali dilimpahkan kepada pihak kejaksaan.
“Polda Lampung tegak lurus,” tegas Donny.
Keluarnya Welly dari ruang penyidik dengan mengenakan rompi tahanan dan tangan diborgol menjadi perkembangan terbaru dalam penanganan perkara dugaan korupsi tersebut.