Lampung Utara — Kabupaten Lampung Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Lampung. Tiga pelajar terbaik daerah dinyatakan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Lampung 2026. Lebih istimewa, satu di antaranya berhasil melaju ke tahap seleksi Paskibraka Nasional.

Capaian ini memutus penantian panjang Bumi Ragem Tunas Lampung. Terakhir kali Lampung Utara mengirimkan wakil ke tingkat nasional pada 2017.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Lampung Utara, R.A. Habibie, menyebut hasil tahun ini sebagai momentum bersejarah. “Alhamdulillah, tahun ini ada tiga pelajar yang lolos di tingkat provinsi, dan satu di antaranya melaju ke seleksi nasional. Ini sangat membanggakan, setelah 9 tahun kita absen di tingkat nasional,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Ketiga pelajar tersebut berasal dari SMK Negeri 3 Kotabumi, SMA Negeri 2 Kotabumi, dan SMA Negeri 3 Kotabumi. Mereka lolos setelah melewati seleksi ketat berstandar tinggi yang meliputi tes fisik, mental ideologi, kedisiplinan, baris-berbaris, hingga wawasan kebangsaan.

Sebelumnya, Pemkab Lampung Utara mengirim tujuh pelajar terbaik, terdiri dari tiga putra dan empat putri, ke seleksi tingkat provinsi. Seluruh peserta merupakan hasil penjaringan berjenjang yang dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan di tingkat kabupaten.

Apresiasi Pemkab Lampung Utara
Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, http://S.Kom., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan prestasi ini buah kerja keras peserta, pelatih, pembina, dan dukungan penuh pemerintah daerah.

“Prestasi ini adalah kebanggaan bagi Lampung Utara. Kami berharap peserta yang melaju ke tingkat nasional dapat memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah,” kata Romli.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab untuk terus mendorong pembinaan generasi muda. “Ini investasi masa depan daerah. Kami akan terus kembangkan potensi putra-putri Lampung Utara agar mampu berprestasi dan bersaing di tingkat nasional,” tambahnya.

Seleksi Digital BPIP Jamin Transparansi
Proses seleksi Paskibraka tahun ini digelar menggunakan sistem digital milik Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Digitalisasi tersebut diterapkan untuk menjamin transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas di setiap tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman.

Dengan lolosnya satu wakil ke seleksi nasional, harapan besar kini disematkan masyarakat Lampung Utara. Dukungan dan doa terus mengalir agar putra daerah itu mampu lolos dan mendapat kehormatan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.

Keberhasilan ini menegaskan Lampung Utara sebagai daerah yang konsisten melahirkan generasi muda berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di level nasional. (**)